Jumat, 04 Juni 2010

Kurikulum Berbasis Kompetensi

****ini adalah halaman lanjutan, halaman pertama dari proposal ini adalah "contoh membuat proposal PTK"...


G. KAJIAN PUSTAKA

a. METODE PEMBELAJARAN DALAM IPA

Kurikulum Berbasis Kompetensi sudah mulai dilaksanakan si seluruh sekolah di Kabupaten Simalungun, dimana proses pembelajaran tidak lagi berpusat pada guru (teacher center), dimana belajar banyak berorientasi pada buku – buku paket dan siswa dituntut untuk selalu menghafal materi pelajaran yang sedang dipelajari tanpa diberi kesempatan untuk memilih alternatif – alternatif lain tentang materi pembelajaran yang sedang dipelajari.

Pembelajaran dalam KBK harus berpusat pada siswa (student center), sedangkan peranan guru hanya sebagai fasilitator saja. Namun demikian di setiap akhir pembelajaran guru harus tetap memberikan penegasan – penegasan atau penguatan – penguatan tentang materi pelajaran yang sedang dipelajari, untuk menghindari salah konsep pada siswa.

Guru saat ini harus selalu berupaya menciptakan situasi belajar yang dapat memotivasi siswa untuk belajar lebih baik dan menyenangkan, siswa dapat berinteraksi satu dengan yang lain, sehingga situasi belajar yang kooperatif dapat terbentuk dan menyadarkan siswa agar selalu bertanggung jawab pada dirinya sendiri.

Jika pembelajaran di dalam kelas terasa menggairahkan, dimana siswa terlihat bergairah, bersemangat dan berebut untuk menunjukkan kemampuannya atau hasil pemikirannya, maka inilah yang disebut sebagai kelas yang sudah konstruktivistik.

(Syukur Gazali : 1) menyebutkan bahwa terdapat 5 prinsip belajar berdasarkan teori konstruktivisme :

  1. Menghadapkan peserta didik pada problem yang berkaitan.
  2. Menyusun pembelajaran lewat konsep umum.
  3. Menghargai dan mendorong munculnya pandangan dari peserta didik.
  4. Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.
  5. Selalu menilai kemajuan peserta didik melalui konteks pembelajaran.

b. KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI

Seluruh program pembelajaran akan dapat mencapai hasil yang diharapkan apabila direncanakan dengan baik. Ada 2 hal pokok yang perlu diperhatikan dalam perencanaan kegiatan pembelajaran, yaitu :

1. Materi apa yang diajarkan

2. Bagaimana cara mengerjakan

Kurikulum Berbasis Kompetensi adalah kurikulum yang dirancang dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dalam arti memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan nilai – nilai dasar merefleksikan diri, dalam arti memiliki kebiasaan berfikir dan bertindak (kurikulum 2004 : 1).

lanjutannya ke "Hasil Belajar Siswa"....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar